STMIK AMIKOM

KOMA Mengunjungi NET TV dan Acara Ini Talk Show


Hari kedua KOMATOUR tepatnya Rabu, 30 Januari 2019, peserta KOMATOUR mengunjungi salah satu stasiun televisi Indonesia yaitu NET TV, yang ada di Jakarta. Setibanya di NET TV, peserta KOMATOUR disambut hangat oleh Mba Danisa selaku HUMAS dari NET TV sendiri. Di sana, peserta KOMATOUR dapat belajar banyak hal, seperti penjelasan-penjelasan mengenai NET TV dan pengetahuan-pegetahuan lainnya yang berhubungan dengan dunia pertelevisian, baik itu program-program acara dari NET TV, inovasi-inovasi terbaru yang ada di NET TV dan masih banyak lagi. Tidak lama, Mba Danisa dan rekan-rekan dari NET TV mengajak peserta KOMATOUR berjalan-jalan mengelilingi gedung NET TV. Mba Danisa menjelaskan setiap kegunaan dari masing-masing ruangan, seperti ruang editing, ruang produksi, ruang news room, ruang control tayang dan lain-lain. Setelah puas mengelilingi gedung NET TV, seperti biasa peserta mengabadikan moment tersebut dengan melakukan foto bersama.

Sebelum pulang ke penginapan, peserta pun menyelesaikan paket kunjungannya. Gak klop, dong jikalau berkunjung ke NET TV tidak datang ke salah satu program acaranya. Dengan bangga, KOMATOUR kali ini bisa menonton secara live di acara “INI TALK SHOW”, apalagi kalau bukan acara yang di pandu oleh Sule, Andre dan Nunung ini. Acara tersebut berlangsung sangat meriah, sehingga peserta KOMATOUR sangat menikmati acara tersebut. Dan akhirnya pukul 22.00 WIB rombongan KOMATOUR menuju hotel Hautze untuk beristirahat.

Esoknya, Kamis, 31 Januari 2019 di hari ketiga KOMATOUR, sambil menuju arah pulang, Peserta KOMATOUR menyusuri tanah sunda yaitu Lembang di Kota Bandung Jawa Barat. Tepatnya di Farm House dan Floating Market, seluruh peserta KOMATOUR sangat bersuka ria, karena disana banyak spot-spot keren yang tidak ada di Yogyakarta. Maka dari itu peserta KOMATOUR sangat menikmati qualitytime nya di Lembang.

Taekwondo AMIKOM memborong mendali pada Kejuaraan AMPI CUP 2019 Se-DIY & Jawa tengah

AMIKOM YOGYAKARTA- Unit Kegiatan Mahasiswa Taekwondo Universitas Amikom Yogyakarta berhasil membawa pulang  14 medali dalam mengikuti pertandingan AMPI DIY CHAMPIONSHIP 2019, yang bertempat di GOR Amongrogo Yogyakarta .

Dalam kejuaraan kali ini, Taekwondo Amikom mengirimkan 14 orang atlet untuk bertanding dalam kategori lomba yakni Kyorugi (fight) . Di ajang kejuaraan ini adalah sebuah ajang besar yang di pertandingkan Se-Jawa Tengah dan DIY adapula dari provinsi Jawa Timur , Jawa barat, dan lainnya.

Berbekal latihan intensif dan bertahap selama beberapa bulan, para atlet Taekwondo AMIKOM berhasil memperoleh 3 medali emas, 9 medali perak dan 2 medali perunggu.

"Kyorugi putra"

1.Bagas Surya Aliefianta  (Perunggu) U - 80

  1. Okta wahyudi (Perunggu) U - 51
  2. Muhammad Gempur Ma'ashi (Perak) U - 51
  3. Muhammad Safuan (Emas) U - 54
  4. Dimas Prayogo (Perak) U - 57
  5. Yosep Oktaviano Bili Kadi Gia 1(Perak) U - 68
  6. Maeko Renaldi (Emas) U - 76
  7. Roni Septian (Perak) U - 76
  8. Adika Yudha Prawira (Emas) U - 78
  9. Muhammad Hasyim Indarjo (Perak) U - 60"Kyorugi putri"
  10. Novriza Arrahmah (Perak) U - 57
  1. Nike Natalia (Perak) U - 60
  2. Evi Dwi Anggraeni ( Perak - 60) [Smik Aba - satu mangement amikom]

Pelatih UKM Taekwondo Dojang Amikom, Paulus Agung mengatakan, turnamen ini merupakanpelatihan mental selanjutnya bagi teman teman Taekwondoin yang  masih baru dan sebagai tolak ukur bagi para senior untuk mengikuti beberapa turnamen selanjutnya dan menambah jam terbangnya para atletsenior, istilah olahraganya menambah banyak pengalaman di setiap menghadapi pertandingan pada tingkat yang bertahap .

KOMA Tour 2019, Vacation Meet Education

     Pengurus KOMA periode 2018-2019 kembali merealisasikan touring yang dulu pernah ada pada tahun 2014. Apalagi kalau bukan KOMATOUR.KOMATOUR adalah kegiatan touring dengan tujuan studybanding ke Instansi Multimedia yang beih besar, bersama pengurus KOMA. Tujuan tour kali ini adalah Jakarta-Bandung, karena disana banyak sekali tempat-tempat menarik yang dikunjungi KOMATOUR.

     Rabu tanggal 30 Januari 2019 tepatnya hari kedua KOMATOUR, peserta mengunjungi Universitas Multimedia Nusantara dan salah satu stasiun televisi yaitu NET TV Jakarta. Perjalanan dimulai pukul 06.00 WIB dari Masjid At-Tin setelah ISHOMA, lalu langsung menuju Universitas Multimedia Nusantara. Tidak lama, setibanya di Universitas Multimedia Nusantara, peserta KOMATOUR disambut hangat oleh perwakilan dari teman-teman Himpunan Mahasiswa DKV dan Film UMN. Kami langsung diarahkan keruangan Student Lounge. Disana kami saling memperkenalkan Profil kami, baik itu dari Himpunan Mahasiswa DKV UMN, Himpunan Mahasiswa Film UMN juga KOMA sendiri (Komunitas Multimedia Amikom). Setelah perkenalan, kami saling memperlihatkan karya yang telah dibuat oleh masing-masing serta menceritakan proses-proses dalam pembuatan karya tersebut. Setelah itu, teman-teman dari HIMA DKV dan Film UMN mengajak peserta KOMATOUR untuk berkeliling menyusuri gedung  Universitas Multimedia Nusantara selama kurang lebih 30 menit sambil menjelaskan informasi-informasi tentang UMN. Lalu kami melakukan foto bersama. Banyak sekali kegiatan menarik dan menyenangkan yang peserta KOMATOUR lakukan disana.

     Selesai dari UMN, pukul 12.00 WIB para peserta melanjutkan perjalanan ke Stasiun NET TV Jakarta. Di sana, peserta KOMATOUR dapat belajar banyak hal seperti penjelasan-penjelasan mengenai NET TV dan pengetahuan-pengetahuan yang berhubungan dengan dunia pertelevisian, baik itu program-program acara dari NET TV, inovasi-inovasi terbaru yang ada di NET TV dan masih banyak lagi. Disana pun kami di ajak berkeliling menyusuri gedung NET TV yang dipandu oleh Mba Danisa selaku HUMAS dari NET TV sendiri. Mba Danisa menjelaskan setiap kegunaan dari masing-masing ruangan, seperti ruang editing, ruang newsroom, ruang control tayang dan lain-lain. Setelah puas mengelilingi gedung NET TV, seperti biasa peserta mengabadikan moment tersebut dengan melakukan foto bersama.

     Sebelum pulang ke penginapan, peserta pun menyelesaikan paket kunjungannya. Gak klop, jikalau berkunjung ke NET TV tidak datang ke salah satu program acaranya. Dengan bangga, KOMATOUR kali ini bisa menonton secara live di acara “INI TALK SHOW”, apalagi kalau bukan acara yang di pandu oleh Sule, Andre dan Nunung ini. Acara tersebut berlangsung sangat meriah, sehingga peserta KOMATOUR sangat menikmati acara tersebut. Dan akhirnya pukul 22.00 WIB rombongan KOMATOUR menuju hotel Hautze untuk beristirahat.

     Di hari ketiga KOMATOUR, sambil menuju arah pulang. Peserta KOMATOUR menyusuri tanah sunda yaitu Lembang di Kota Bandung Jawa Barat. Tepatnya di Farm House dan Floating Market, seluruh peserta KOMATOUR sangat bersuka ria, karena disana banyak spot-spot keren yang tidak ada di Yogyakarta. Maka dari itu peserta KOMATOUR sangat menikmati qualitytime nya di Lembang.

     Dihari ke-empat, peserta KOMATOUR bisa kembali pulang ke Yogyakarta dengan sehat dan selamat. Alhamdulillah…

     Nah, dari banyaknya serangkaian acara KOMATOUR kali ini, peserta KOMATOUR pastinya banyak mendapatkan ilmu dan wawasan. Semoga kedepanya dapat menjadi referensi serta motivasi yang sangat bermanfaat bagi anggota dan Pengurus KOMA. Karena dengan adanya KOMATOUR ini, KOMA juga banyak mendapatkan relasi yang lebih luas, sehingga dapat mengetahui perkembangan Multimedia yang ada di Indonesia khususnya untuk KOMA.

Terakhir, semoga KOMATOUR tahun depan lebih keren lagi. Aamiin,,,

KOMA! Selalu Dihati Selalu Dinanti.

 

 

Berkunjung dan Bertemu dengan Pakar Visual effect kelas dunia (7/8)

Di Hari terakhir (31 Januari 2019), Rektor Universitas Amikom Yogyakarta,  Prof. Dr. M. Suyanto, MM., bertemu dengan Pembuat Virtual Reality Candi Borobudur dan Candi Prambanan, serta Pakar Visual effect kelas dunia, Prof. Eric Hanson. Dalam pertemuan tersebut, Eric menyampaikan bahwa Virtual Reality merupakan basis film masa depan. Dia sendiri sebelumnya pernah menjadi pemateri AMIKOM Master Class dengan tema: "Environment Creating Using Animation" pada tanggal 15 Februari 2018 di Ruang Cinema dan Laboratorium Multimedia Universitas Amikom Yogyakarta. 

Eric Hanson sendiri adalah seorang designer Visual Effect, yang spesialisasinya di bidang pengembangan digital environment untuk Featured Film. dia telah bekerja di berbagai studio visual efek terkemuka di dunia, seperti: Digital Domain, Sony Imageworks, Dream Quest Images, dan Walt Disney Feature Animation. Beberapa project visual effect untuk film yang telah dia kerjakan diantaranya: “The Day After Tomorrow”, “Cast Away”, “Mission to Mars”, “Fantasia 2000”, “The Fifth Element”, dan Spider-Man (2002) . 

Battle of Surabaya menang Best Animation Feature di Hollywood International Moving Pictures Film Festival

Battle of Surabaya (November 10th) memenangkan penghargaan sebagai Best Animation Feature dari Hollywood International Moving Pictures Film Festival (HIMPFF).  HIMPFF sendiri merupakan Festival Film triwulanan untuk film-film yang masuk dalam standard IMDB. Setiap pemenang "Film Terbaik" triwulanan menerima "Trophy HIMPFF" serta akan diundang untuk berjalan di Red Carpet, melakukan wawancara dan menghadiri  acara Award Ceremony di Hollywood.

Produser Film Battle of Surabaya dan Rektor Universitas Amikom Yogyakarta,  Prof. Dr. M. Suyanto, MM  hadir dalam agenda tersebut sebagai tamu kehormatan dalam acara " Award Ceremony" yang diadakan di @ Historic Raleigh Studios Hollywood, di teater utama Charlie Chaplin pada tanggal 29 Januari 2019.

 

Dalam Acara tersebut, Prof. Suyanto juga Bertemu dengan Para Executive Producer Hollywood untuk Mempererat hubungan dengan Panitia HIMPFF dan pelaku film di Amerika, karena Festival ini merupakan salah satu jembatan untuk memasuki pasar film terbesar di dunia, Amerika Serikat.

 

Prof. Suyanto menyampaikan bahwa Festival Film di Amerika Serikat merupakan sarana untuk memperkenalkan film Indonesia ke kancah dunia dan film Indonesia memiliki peluang yang besar untuk memasuki pasar Amerika Serikat. Battle of Surabaya (November 10th) merupakan contoh film animasi Indonesia yang mampu bersaing secara Internasional, karena menang lebih dari 30 penghargaan Internasional* dan telah masuk pasar Amerika Serikat melalui distributor Amazon, sehingga menjadi tamu terhormat di negeri asing.

 

Selanjutnya, Prof. Suyanto menyerahkan penghargaan tersebut kepada Pusbangfilm Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Dalam pertemuan di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tersebut (15/2), Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Didik Suhardi memberikan apresiasi yang amat dalam atas prestasi yang diraih Film Battle of Surabaya.

 

"Kita ucapkan selamat kepada Amikom, Prof Suyanto dan tim yang telah menghasilkan film yang berkualitas dan dapat menorehkan sejarah perfilman Indonesia di dunia internasional”, ujarnya.

 

 

Created by : @amikomcc

Sumber : Laporan Perjalanan Dinas Luar Negeri Fasilitas Kegiatan Perfilman Internasional Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Oleh Prof. Dr. M. Suyanto, MM

Sumber: bit.ly/amikomnews0201

AMIKOM

© 2019 STMIK AMIKOM